free glitter text and family website at FamilyLobby.com
Terlibat

Tuhan itu pengasih dan penyayang. —Mazmur 111:4


Apakah tak ada seorang pun yang mau menolong pria malang itu?" teriak Fred ketika ia dan suami saya, Tom, menyadari apa yang menyebabkan lalu-lintas merayap di jalan yang memiliki lima jalur yang padat. Seorang pria tergeletak di antara jalur jalan itu dan sepedanya menimpa tubuhnya, sementara kendaraan-kendaraan lain terus melaju dan mengabaikannya. Fred menyalakan lampu sorot dan menggunakan mobilnya untuk menahan lalu lintas. Lalu keduanya keluar dari mobil dan menolong pria yang tergoncang itu.

Fred dan Tom menjadi terlibat, seperti yang dilakukan orang Samaria di kisah Yesus di dalam Lukas 10. Seperti orang Samaria ini, Fred dan Tom mengatasi segala keraguan yang mungkin mereka miliki untuk menolong pria yang sedang sengsara ini. Orang Samaria juga harus mengatasi prasangka ras dan budaya. Orang-orang yang kita anggap dapat menolong pria ini, ternyata menunjukkan rasa enggan ketika melihat keadaan pria yang terluka ini.

Hal yang mudah untuk menemukan berbagai alasan supaya tidak terlibat. Kesibukan, rasa enggan, dan ketakutan sering berada di daftar teratas. Sesungguhnya ketika berusaha untuk mengikuti Tuhan kita dengan setia, kita semakin dapat melihat kesempatan-kesempatan untuk memperlihatkan belas kasihan yang ditunjukkan-Nya (Mat. 14:14; 15:32; Mrk. 6:34).

Dalam perumpamaan Orang Samaria yang Murah Hati, Yesus memuji orang yang telah berbelas kasih, meskipun hal itu tidak nyaman, sulit, dan mahal untuk dilakukan. Lalu, bagi kita, Dia berkata, "Pergilah, dan perbuatlah demikian!" (Luk. 10:37). —CHK

Ketika kita berbagi beban dengan orang lain,
Kita memperlihatkan kasih dan perhatian Allah,
Yang memberikan kelepasan dan penghiburan
Ketika kehidupan terlihat terlalu berat untuk dijalani. —Sper

Belas kasih yang sejati mewujudkan kasih melalui tindakan.

----------
Labels: | edit post
0 Responses

Post a Comment

JC Chating room

http://www.meebo.com/rooms
  • Join us