Membahas soal kesetiaan adalah suatu hal yang gampang2 susah. kesetiaan di sini yang dari kata dasar "setia" bermakna patuh, taat yang berkepanjangan. jadi kesetiaan bisa juga di samakan dengan keatuhan dan ketaatan kepada siapa kita setia. dalam konteks ini kita mengangkat soal kesetiaan umat kristen kepada Tuhan Yesus. namun dikeadaan sekarang ini lebih banyak orang yang percaya kepada Tuhan Yesus daripada orang yang Setia kepada Tuhan Yesus. kenapa saya berkata demikian? satu jawaban kita lihat dari realitas kehidupan kristen sekarang. banyak kristen yang tidak taat kepada peraturan yang ditentukan Allah kepada umat-Nya.
Dalam alkitab konteks kesetian di pakai salah satunya adalah dalam buah roh. di Galtia 5:22 mengatakan: "Tetapi buah roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, ....". Jika kita hidup dalam kedagingan maka kita tidak akan memiliki buah roh yang salah satu sifat dari buah roh adalah kesetiaan. bagaimana seseorang bisa berkata bahwa "aku setia kepada Tuhan namun aku hidup menurut kehendakku dan menurut kedaginganku." orang yang hidup dalam kedagingan akan hidup menurut kehendaknya. dalam galatia kita telah di ingatkan untuk kita dapat hidup dalam roh agar buah roh ada di dalam hidup kita yang menjadikan kita setia kepada Tuhan karena kita tidak hidup menurut kedagingan kita dan hawa nafsu kita. saat kita hidup menurut kehendak Tuhan maka kita akan taat kepada Tuhan dan melakukan semua perintahNya dalam hidup kita maka saya dapat katakan bahwa kesetiaan ada di dalam hidup orang tersebut.
Jadi saudaraku marilah kita berpegang kepada perintah Tuhan karena Tuhan akan menunjukan kasih setiaNya kepada kita. dalam Ulangan 5:10 tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu- ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah- perintah-Ku. Jadi adakah kasih setia Tuhan ada pada diri kita? itu kembali kepada diri kita adakah kita mengasihi Tuhan dan berpegang kepada perintah-Nya yang menunjukan kesetiaan kita kepada Tuhan??
Kini saatnya untuk kita kembali kepada Dia dalam jalan yang benar. marilah kita buang segala keegoisan kita dan keinginan daging kita tapi kita hidup dalam roh dalam mengasihi Allah kita.
Dalam alkitab konteks kesetian di pakai salah satunya adalah dalam buah roh. di Galtia 5:22 mengatakan: "Tetapi buah roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, ....". Jika kita hidup dalam kedagingan maka kita tidak akan memiliki buah roh yang salah satu sifat dari buah roh adalah kesetiaan. bagaimana seseorang bisa berkata bahwa "aku setia kepada Tuhan namun aku hidup menurut kehendakku dan menurut kedaginganku." orang yang hidup dalam kedagingan akan hidup menurut kehendaknya. dalam galatia kita telah di ingatkan untuk kita dapat hidup dalam roh agar buah roh ada di dalam hidup kita yang menjadikan kita setia kepada Tuhan karena kita tidak hidup menurut kedagingan kita dan hawa nafsu kita. saat kita hidup menurut kehendak Tuhan maka kita akan taat kepada Tuhan dan melakukan semua perintahNya dalam hidup kita maka saya dapat katakan bahwa kesetiaan ada di dalam hidup orang tersebut.
Jadi saudaraku marilah kita berpegang kepada perintah Tuhan karena Tuhan akan menunjukan kasih setiaNya kepada kita. dalam Ulangan 5:10 tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu- ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah- perintah-Ku. Jadi adakah kasih setia Tuhan ada pada diri kita? itu kembali kepada diri kita adakah kita mengasihi Tuhan dan berpegang kepada perintah-Nya yang menunjukan kesetiaan kita kepada Tuhan??
Kini saatnya untuk kita kembali kepada Dia dalam jalan yang benar. marilah kita buang segala keegoisan kita dan keinginan daging kita tapi kita hidup dalam roh dalam mengasihi Allah kita.
tiada sesuatu yang berarti dalam dunia ini selain kasih setia Allah yang ada di dalam hidup kita.
-----Jc-----
-----Jc-----
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


Post a Comment